Langsung ke konten utama

Pengalaman Investasi EBA Ritel. Untung atau Buntung?

Dikutip dari halaman kemenkeu, ada beberapa instrumen pasar modal salah satu nya EBA.

Efek Beragun Aset – Surat Partisipasi (EBA-SP) Ritel merupakan produk dari proses sekuritisasi, di mana sesuai namanya merupakan efek (surat utang) yang memiliki agunan/jaminan/underlying dan diperdagangkan kepada investor ritel. 

EBA Ritel untuk saat ini hanya dapat ditransaksikan melalui Aplikasi BIONS (BNI Sekuritas).  Adapun beberapa karakteristik EBA Ritel:

  1. Bunga per tahun diatas 8,75% (jika me-reinvestasi kembali pokok)
  2. Aman dan mendapat rating AAA oleh Pefindo
  3. Memulai investasi cukup dengan Rp100.000
  4. Dana likuid dan dapat diperjualbelikan kapan saja
  5. Membantu cashflow keuangan akibat adanya pembayaran pokok dan bunga setiap 3 bulan
Pembelian EBA Ritel saya yang pertama adalah tanggal 12 November 2021 sebesar Rp 100.000, kemudian saya beberapa kali membeli kembali EBA Ritel. Berikut adalah rekap pembelian EBA Ritel.


Jika kalian ingin membeli EBA Ritel pastikan kembali biaya Proceed dan Accrued Interest nya, karena akan diperbarui setiap hari bursa pukul 09.00-10.00. Menurut saya biaya ini cukup tinggi 1% - 4% dibandingkan dengan membeli Obligasi pemerintah. Setelah melakukan transaksi EBA kita akan menerima Confirmation Note via email.



Lantas bagaimana dengan pembayaran pokok dan bunga setiap 3 bulan?

Untuk EBA SPSMFBTN02A2 pembayaran pokok dan bunga setiap tanggal 27 Jan, 27 Apr, 27 Jul, 27 Okt. Dana tersebut akan ditransfer ke RDN kita di BIONS, untuk melihat laporan rinciannya bisa dilihat di menu history cash. Berikut adalah rekap pembayaran pokok dan bunga yang saya terima. 

Bunga / Kupon yang diterima telah dipotong pajak 10%.

Total Pembelian EBA Ritel termasuk dengan biayanya adalah Rp 1.340.730
sedangkan Total penerimaan bunga + pokok + sisa pokok adalah Rp 1.332.674
masih ada selisih Rp 8.056 sampai dengan tanggal 27 Okt 2022.

Darisini saya menyadari beberapa kesalahan saat membeli EBA :
  1. Tidak memperhatikan biaya Proceed dan Accrued Interest, jika ingin membeli sebaiknya setelah pembayaran bunga dan pokok terdekat dimana biaya tersebut masih lebih kecil dibandingkan membeli mendekati pembayaran selanjutnya.
  2. Tidak cocok untuk investasi dibawah satu tahun
  3. Ada selisih biaya jual dengan beli, dimana saat kita akan menjual kembali EBA harganya akan tetap 100.000 sedangkan saat kita beli total yang kita keluarkan lebih dari 100.000
Nah, begitu pengalaman investasi saya di EBA Ritel, saya mencoba investasi disini untuk diversifikasi investasi saya. Semoga artikel ini bermanfaat. 

Kalian bisa melihat materi EBA Ritel ini melalui google drive. Link Materi 

Ngomong-ngomong ada EBA Ritel yang baru selain SPSMFBTN02A2 yaitu SPSMFBTN06A dengan bunga 6,5%. untuk informasi mengenai EBA bisa cek instagram inveseries 



 










Komentar

Postingan populer dari blog ini

Game : Word Merge level 7

Level 7  1. SODA: Pepsi, Cola, Fanta, Sprite 2. TEH: Teh Hijau, Teh Oolong, Teh Putih, Teh Hitam 3. SEPATU: Sandal, Sepatu Bot, sepatu pantofel, sepatu kets 4. PANDA: Kungfu, Bambu, Hitam putih, cina 5. EROPA: Swedia, Italia, Polandia, Prancis  6. Minuman : air, soda, teh, bir 7. Catur: Kuda, pion, raja, ratu 8. Tesla: Model Y, Optimus, cycbertruck, penyembur api 9. Topi: Cap, Beanie, fedora, panama 10. Pakaian: topi, kemeja, gaun, sepatu 11. Permainan: Uno, jenga, catur, poker 12. Perusahaan: Apple, google, Amazon, Tesla 13. Benua: Asia, Afrika, eropa, oseania 14. Beruang: kutub, panda, Grizzly, beruang coklat